Amlapura, kab-karangasem.kpu.go.id - KPU Karangasem Gencar Sosialisasi *Modal Awal Menuju Pemilih Cerdas,
#TemanPemilih, KPU Kabupaten Karangasem tetap gencar melakukan sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan menyasar SMPN 6 Abang, Sabtu (7/2/2026) pagi. Sebanyak 432 siswa mengikuti sosialisasi secara aktif dengan komunikasi dua arah. "Kita sengaja berikan mereka kesempatan berbicara, menanggapi, bertanya, dan memberikan pandangan, sebagai modal awal agar calon pemilih pemula lebih tercerahkan nantinya," ucap Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM KPU Karangasem, I Kadek Sukara didampingi sekretariat Ni Made Lestari.
Menurut Sukara pria asal Desa Nawa Kerti, momen hari libur kantor tetap dimanfaatkan dengan baik, karena harus menyesuaikan dengan agenda kegiatan di sekolah. "Sosialisasi ini saya harap menjadi modal awal bagi calon pemilih pemula untuk menjadi pemilih yang cerdas dalam berdemokrasi. Makanya, ada kombinasi dari literasi demokrasi, kritis terhadap informasi, dan pemahaman akan hak serta tanggung jawab konstitusional," terang Sukara.
Pada pemilu tahun 2029 nanti, Pemilih pemula (usia 17-21 tahun) memiliki peran krusial karena jumlahnya yang besar dan potensi mempengaruhi arah masa depan bangsa. Sehingga sudah sepatutnya diberikan pengetahuan kepemiluan, pengetahuan syarat pemilih, cara mengecek Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan mekanisme pencoblosan. Mengenal kandidat (rekam jejak dan visi misi). Pemilih cerdas tidak membeli "kucing dalam karung". Mereka mencari tahu rekam jejak, program kerja, dan visi misi kandidat.
Sukara mantan jurnalis itu menambahkan, anak muda harus bijak dalam bermedia sosial, tidak mudah terpengaruh hoax, kampanye hitam (black campaign), atau politik uang (money politics). "Verifikasi Informasi dan memastikan sumber informasi valid sebelum membagikannya. Dan, mampu menilai janji kampanye dengan logis, bukan emosional," beber Sukara. Untuk itu kesadaran partisipasi dan anti golput harus digemakan. Makanya, sangat penting sebagai modal awal memberikan pemahaman kepada calon pemilih. "Pemilih pemula yang cerdas akan melahirkan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas, karena mereka mampu menentukan pemimpin berdasarkan kualitas," kata Sukara.
Sementara itu Kasek SMPN 6 Abang Putu Setia Budi berharap sosialisasi yang dilakukan KPU Karangasem, menjadi informasi awal sebagai calon pemilih agar lebih tercerahkan. Baginya, ini seperti kegiatan P5. "Saya mendukung kegiatan P5, ini seperti Suara Demokrasi," beber Setia Budi. Setia Budi yang juga Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Amlapura menambahkan miniatur demokrasi di lingkungan sekolah sudah dipraktekkan melalui pemilihan Ketua OSIS. Mereka dibiasakan melakukan pemilihan langsung, sesuai dengan mekanisme.