Berita Terkini

KPU Karangasem Mengikuti Zoom meeting Rapat Koordinasi Persiapan Pemusnahan Arsip Inaktif Tahun 2026 oleh KPU Provinsi Bali

Amlapura, kab-karangasem.kpu.go.id -  Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Karangasem, I Gede Suwenda bersama Kepala Sub Bagian dan Staf KPU Kabupaten Karangasem mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi Persiapan Pemusnahan Arsip Inaktif Tahun 2026 yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali, Selasa (3/2/2026). Pertemuan diawali dengan sambutan sekaligus arahan dari Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Purnama yang menekankan kepada jajaran Sekretariat KPU Kabupaten/Kota Se-Bali untuk melakukan pengelolaan kembali terhadap arsip-arsip di satker masing-masing untuk memastikan retensinya. Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan terkait persiapan pemusnahan arsip inaktif oleh Kepala Bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi Bali, Santi Chovarida yang menjelaskan kepada peserta kegiatan untuk berhati-hati dalam mencatat dan menentukan arsip yang sudah diinventarisasikan, untuk mencegah timbulnya masalah yang tidak diinginkan kedepannya.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karangasem melaksanakan Rapat Pleno Rutin Mingguan di Ruang Rapat KPU Kabupaten Karangasem Selasa (3/2/2026)

Amlapura, kab-karangasem.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karangasem melaksanakan Rapat Pleno Rutin Mingguan di Ruang Rapat KPU Kabupaten Karangasem. Kegiatan dilakukan media koordinasi, perencanaan serta sarana evaluasi dan sinkronisasi kinerja. Selasa (3/2/2026). Rapat pleno dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Karangasem, I Putu Darma Budiasa diikuti oleh para Anggota, Plt. Sekretaris, Kepala Sub Bagian dan seluruh Staf KPU Kabupaten Karangasem. Diawali dengan sambutan dan arahan Ketua KPU Kabupaten Karangasem, masing-masing Ketua Divisi menyampaikan laporan kegiatan yang sudah dilaksanakan serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan seminggu kedepan. Melalui forum ini, KPU Kabupaten Karangasem mengevaluasi pelaksanaan tugas dan kegiatan yang sudah dan belum dilaksanakan, utamanya terkait perjanjian kerja sama antar instansi, audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem dan Dandim 1623 Kabupaten Karangasem. Tak lupa disampaikan kepada jajaran untuk menyelesaikan Laporan SPT Tahunan Tahun 2025 dan SKP Triwukan IV dan Tahunan Tahun 2025 agar dapat menjadi laporan, serta menjaga kedisiplinan dan etika pada jam kerja maupun jam istirahat kerja. Pada akhir rapat pleno rutin, seluruh peserta berdoa mengharap seluruh agenda tahapan maupun non tahapan dapat terlaksana dan diberkahi dengan keberhasilan, keselamatan serta kesehatan dalam setiap kegiatan.

KPU Karangasem melanjutkan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada Pemilih Pemula di SMP Negeri 5 Amlapura

Ingatkan Pentingnya Partisipasi Pemilih Pemula #TemanPemilih, anak muda wajib sadar pentingnya partisipasi dalam pemilu 2029 nanti. Hal ini disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Karangasem, I Gede Budana pada Sosialisasi Pendidikan Pemilih Kepada Calon Pemilih Pemula di SMP Negeri 5 Amlapura, Jl. Serma Natih, Padang Kerta, Karangasem, Selasa (3/2/2026) pagi. Kedatangan Anggota KPU Kabupaten Karangasem, I Gede Budana bersama Staf, Ni Made Lestari dan I Gusti Gede Purna diterima oleh jajaran SMP Negeri 5 Amlapura di ruangan. Setelah berkoordinasi dengan Kepala Sekolah dan Kesiswaan SMP Negeri 5 Amlapura, Budana bersama tim rombongan bertolak menuju lapangan untuk memulai sosialisasi dengan para siswa-siswi. Pria yang juga Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Karangasem itu menyampaikan pentingnya memilih dalam pemilu dan pemilihan kepala daerah sebagai bentuk dari pelaksanaan Demokrasi. "Teman-teman disini nanti harus ikut memilih dalam pemilu dan pemilihan karena itu adalah perwujudan dari demokrasi", ujar Budana. Budana juga mengingatkan kepada para siswa-siswi SMP Negeri 5 Amlapura untuk turut menerapkan praktek politik yang bersih dan taat pada aturan yang berlaku, serta menolak money politik atau serangan fajar yang diberikan oleh oknum pendukung calon atau pasangan calon tertentu. "Saya sampaikan pada adik-adik untuk mencontoh praktek politik yang taat pada aturan yang berlaku dan jangan sampai terjerumus dengan money politik atau serangan fajar", tegas Mantan Penyiar Radio SWIB FM itu.

KPU Kabupaten Karangasem kembali melanjutkan program road show goes to school dengan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Kepada Pemilih Pemula di SMP Negeri 1 Amlapura

KPU Karangasem Minta Siswa Tetap Berpikir Kritis *Selektif Tentukan Pemimpin #TemanPemilih, KPU Karangasem kembali melanjutkan program road show goes to school, Sabtu (31/1/2026) pagi dengan menyasar siswa SMPN 1 Amlapura. Sedikitnya 950 siswa mengikuti sosialisasi, diminta tetap berpikir kritis sebagai calon pemilih pemula. Sehingga pada pemilu tahun 2029 nanti bisa selektif dalam menentukan calon pemimpin. Menurut Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM KPU Karangasem, I Kadek Sukara, populasi pemilih dari gen Z sangat mendominasi pada festa demokrasi selanjutnya. Sehingga titik fokus diawal, diperuntukkan pendidikan pemilih bagi gen Z. "Kita ingin memberikan pondasi awal yang bagus kepada siswa, sehingga ada bayangan awal apa itu demokrasi, kenapa harus memilih, dan menjaga hak pilih agar dapat tersalurkan dengan baik," terang Sukara. Sukara yang juga mantan Pengurus Perseden Denpasar mengatakan, materi yang disampaikan dengan gaya yang menarik dan interaktif, memadukan presentasi dengan sesi tanya jawab. Sehingga ada umpan balik dari siswa, minimal mereka paham akan hak dan kewajiban selalu calon pemilih yang akan memasuki usia 17 tahun. "Harapan kita mereka dapat selektif memilih calon pemimpin, memilih pemimpin berdasarkan gagasan. Sehingga demokrasi substantif dapat tercapai," harap mantan Pengurus Perbakin Bali itu. Pria asal Banjar Dinas Bau Kangin Desa Nawa Kerti itu menambahkan sebagai kaum terpelajar, juga harus pintar memilah informasi dalam derasnya arus digital. Jangan sampai demokrasi yang sehat, dirusak dengan berita hoaks. Sementara itu Waka Kesiswaan SMPN 1 Amlapura, Yudi Permana mengapresiasi langkah awal KPU Karangasem dalam memberikan pembekalan kepada siswa mengenai demokrasi. Yudi Permana yang juga pengurus Dansa Karangasem itu menegaskan dalam kondisi yang masih sangat labil, memang perlu diberikan pembekalan terkait dengan demokrasi. Sehingga mereka nantinya tidak bimbang dan ragu saat menggunakan hak pilihnya. "Populasi pemilih gen Z sangat mendominasi, secara perlahan mereka harus kita bekali agar menjadi calon pemilih pemula yang cerdas nantinya," papar mantan atlet pencak silat itu.

KPU Kabupaten Karangasem Akhiri Bulan Januari Dengan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Kepada Pemilih Pemula Di SMP Negeri 3 Amlapura

Tekankan Syarat Memilih, Usia 17 Tahun #TemanPemilih, pentingnya sadar usia pemilih sangat penting untuk meningkatnya partisipasi pemilih dalam pemilu/pemilihan. Hal itu disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Karangasem, Agus Nugroho Purwanto pada Sosialisasi Pendidikan Pemilih Kepada Pemilih Pemula di SMP Negeri 3 Amlapura, Sabtu (31/1/2026). Kedatangan Agus Nugroho bersama Staf, Ni Made Lestari disambut dengan antusias oleh jajaran dan siswa-siswi SMP Negeri 3 Amlapura. Setelah memperkenalkan diri, pria asal Kudus itu menjelaskan terkait pentingnya bagi para siswa-siswi untuk memahami usia dimana mereka bisa ikut memilih calon pemimpinnya dalam pemilu dan pemilihan kepala daerah, yakni 17 Tahun pada saat dilaksanakannya pemilu/pemilihan. "Disini apabila ada adik-adik yang sudah berusia 17 tahun bisa ikut mencoblos pada pemilu berikutnya", ujar Agus Nugroho. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi itu juga menyampaikan untuk mendaftarkan diri mereka dalam daftar kependudukan setempat agar dapat membuat E-KTP yang menjadi syarat penting terdaftar sebagai pemilih tetap. Terakhir, pria yang akrab disapa Agus Diablo itu turut menyampaikan terkait aplikasi Cek DPT Online yang dapat digunakan untuk mengecek apakah siswa-siswi SMP Negeri 3 Amlapura baik dirinya, kakaknya, orang tuanya, bahkan kerabatnya sudah terdaftar dalam data pemilih sesuai dengan domisilinya. "Untuk mengecek apakah teman-teman sudah terdaftar dalam data pemilih, bisa menggunakan aplikasi atau googling Cek DPT Online dengan menuliskan NIK-nya pada mesin pencarian", kata Agus Diablo. KPU Republik Indonesia

KPU Kabupaten Karangasem tengah fokus menanamkan nilai - nilai demokrasi di lingkungan sekolah kepada calon pemilih pemula di SMP Negeri 2 Amlapura

Fokus Tanamkan Demokrasi kepada Pemilih Pemula *Sasar Siswa SMP Negeri 2 Amlapura #TemanPemilih, KPU Kabupaten Karangasem tengah fokus menanamkan nilai - nilai demokrasi di lingkungan sekolah kepada calon pemilih pemula. Sosialisasi dilakukan dengan menyasar SMP Negeri 2 Amlapura, Jumat (30/1/2026) pukul 07.00 Wita pagi. "Peserta mengikuti sosialisasi dengan antusias, bahkan mereka berpikir dengan kritis mendefinisikan apa itu demokrasi dan politik," ucap Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) Partisipasi Masyarakat Parmas dan SDM KPU Karangasem, I Kadek Sukara. Menurut pria yang juga mantan BPD Desa Nawa Kerti, begitu diberikan pemantik awal, para siswa spontan langsung memberikan tanggapan, dan ini bukti bahkan generasi kita sangat cerdas. "Siswa memahami praktek demokrasi di lingkungan sekolah, terbukti mereka aktif memberikan tanggapan," terang Sukara. Diingatkan, literasi demokrasi menjadi sangat penting kepada calon pemilih pemula, karena mereka akan menjadi pemilih pemula mencoblos untuk pertama kalinya pada tahun 2029 nanti. Sukara yang juga mantan pengurus KONI Karangasem mengaku tidak lupa memberikan tips cara memilih, dengan melihat track record tiap calonnya. Melihat lebih jauh apa yang pernah dilakukan calon, dan jangan tergoda dengan politik uang. Sebab, menjadi pemilih pemula banyak godaan yang akan hadapi. "Kalau masih bingung ada itu namanya teori minus malum cari sisi calon yang paling sedikit keburukannya, bisa dijadikan rujukan untuk dipilih, sehingga yang terpilih nanti adalah putra putri terbaik bangsa," tandas Sukara. Teori minus malum sering dibahas oleh ahli teologi moral dan etika seperti G. Grisez & R. Shaw, serta D. M. Prummer. Dalam kesempatan itu juga disampaikan agar pemilih tetap menjaga konsistensi berpikiran kritis. Menjaga dan merawat daya kritis, menjadi aset yang terus dibangun sebagai modal awal untuk menuju pemilih cerdas nantinya. "Saya yakin kalau pemilih sudah cerdas, pemimpin yang terpilih nantinya adalah mereka yang memiliki visi bagus kedepannya, tentu akan dapat membangun masyarakat seutuhnya," kata Sukara.

Populer

Belum ada data.